Polri Bergerak Cepat Tunjuk Pengganti Kapolres yang Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
SUKOHARJO - INTARTA.com - Kepolisian Republik Indonesia bergerak cepat mengisi kekosongan jabatan Kapolres Sukoharjo. AKBP Indra Maulana Saputra ditunjuk sebagai pengganti AKBP Andika Dharma Sena, yang dicopot menyusul penggerebekan santri di Pondok Pesantren Hamalatul Quran (HQ) pada 27 Oktober 2026.
Pencopotan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026. Hal tersebut diungkapkan Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mabes Polri, Senin (2/11/2026).
Baca Juga:Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Dicopot Buntut Penggerebekan PonpesTiga Perwira Menengah Dimutasi
Andika dimutasi sebagai Pamen Stamaops Polri. Sementara itu, Indra yang sebelumnya menjabat Kapolres Boyolali kini memimpin Polres Sukoharjo. Kursi Kapolres Boyolali selanjutnya diisi AKBP Christopher Adhikara Lebang, yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah.
"Polri melakukan mutasi tiga perwira menengah, yang salah satunya adalah menyangkut pergantian jabatan Kapolres Sukoharjo Jawa Tengah atas nama AKBP ADS," kata Trunoyudo.
Kepercayaan Publik Jadi Taruhan
Pergantian pimpinan di tengah sorotan kasus seperti ini bukan sekadar rotasi jabatan. Bagi warga dan keluarga santri, sosok kapolres yang baru akan dinilai dari langkah pertamanya: menjaga ketertiban, membuka ruang komunikasi dengan pesantren dan masyarakat, serta memastikan penanganan kasus berjalan transparan. Kecepatan Polri menunjuk pengganti memberi kepastian komando, tetapi kepercayaan publik baru pulih bila proses terhadap peristiwa penggerebekan itu sendiri dituntaskan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber: Okezone
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes

Kapolri Copot Kapolres dan Tiga Anggota Usai Polemik Penggeledahan Ponpes

Baru 28 Hari Menjabat, Seorang Kapolres Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren

Polri Sampaikan Penyesalan dan Nonaktifkan Empat Personel Buntut Penggeledahan Ponpes

Jabatan Kapolres Berganti Usai Empat Personel Dinonaktifkan dan Diperiksa

Polri Janji Evaluasi Penggeledahan yang Bikin Santriwati Trauma
Berita Terkini
Lihat Semua
Iming-Iming Bonus Rp620 Juta, 58 Korban Dijerat Modus Tentara Bayaran

Bunga Pinjaman Ultra Mikro Turun Jadi 8 Persen, Berlaku Permanen

Lima Duel Panas Pekan Ini, Ada Rekor Sempurna yang Dipertaruhkan

Tiga Letusan dalam Satu Malam, Warga Diminta Jauhi Zona Bahaya

