Aturan Baru Perketat Perlindungan Desain Chip, Berlaku Oktober 2026
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Pemerintah China resmi merevisi aturan hukum yang melindungi desain tata letak sirkuit terpadu atau integrated circuit (IC), langkah yang menandai penguatan strategi Beijing dalam melindungi kekayaan intelektual di sektor semikonduktor domestiknya.
Kementerian Kehakiman dan Administrasi Kekayaan Intelektual Nasional China (CNIPA) mengumumkan revisi ini lewat dokumen yang dipublikasikan kantor berita negara Xinhua pada Senin, 3 Agustus 2026. Aturan tersebut sudah ditandatangani Perdana Menteri Li Qiang sejak 23 Juli lalu, dan akan mulai berlaku efektif pada 15 Oktober 2026.
Baca Juga:Dukungan Penuh untuk Bos Raksasa Chip di Tengah Laporan Plot SpionaseIni bukan sekadar pembaruan kosmetik. Aturan soal perlindungan desain tata letak IC terakhir kali direvisi pada 2001, artinya pembaruan kali ini merupakan yang pertama dalam lebih dari dua dekade, jeda waktu yang cukup panjang mengingat betapa pesatnya perkembangan industri semikonduktor global sejak saat itu.
Apa yang Diatur dan Apa yang Berubah
Yang diatur dalam revisi ini adalah desain tata letak sirkuit terpadu: cetak biru rinci yang menentukan bagaimana komponen-komponen disusun di dalam sebuah chip. Desain semacam ini mencerminkan pekerjaan rekayasa yang substansial dan menjadi inti pengembangan semikonduktor, bahkan bagi perusahaan yang tidak memproduksi chipnya sendiri secara fisik, misalnya perusahaan desain chip yang menyerahkan proses fabrikasi ke pihak lain.
Baca Juga:Batas Gaji Baru dan Jadwal Cair Bantuan Upah PekerjaBeberapa poin penting dalam aturan baru ini antara lain: pemohon pendaftaran wajib membuktikan bahwa desain yang diajukan benar-benar berasal dari aktivitas kreatif orisinal, lengkap dengan deklarasi orisinalitas dan penjelasan bagian mana yang benar-benar baru; regulator berwenang menolak permohonan yang jelas tidak memenuhi syarat, sekaligus membatalkan pendaftaran yang sebelumnya terlanjur disetujui secara keliru; ganti rugi atas pelanggaran dihitung berdasarkan kerugian yang dialami pemegang hak atau keuntungan yang diperoleh pihak yang melanggar, dengan opsi ganti rugi hukuman untuk kasus-kasus pelanggaran berat; serta aturan turut memperjelas bagaimana hak atas desain tata letak bisa dilisensikan, dialihkan, atau dijadikan agunan, dan mewajibkan pemberian imbalan yang wajar kepada individu yang terlibat dalam penciptaan desain tersebut.
Sebagai catatan tambahan, sejumlah laporan turut menyebutkan bahwa cakupan aturan baru ini diperluas hingga mencakup sirkuit terpadu berbasis fotonik dan kuantum, teknologi generasi berikutnya yang belum banyak diatur secara eksplisit di aturan lama.
Bukan Kontrol Ekspor, tapi Sinyal Strategis
Penting digarisbawahi, langkah ini bukan bentuk kontrol ekspor sebagaimana yang selama ini diterapkan Washington terhadap teknologi chip yang mengalir ke China. Revisi aturan ini murni soal perlindungan kekayaan intelektual di dalam negeri China sendiri. Meski begitu, banyak pengamat membacanya sebagai sinyal bahwa Beijing kini menempatkan teknologi chip buatan domestik sebagai aset strategis yang jauh lebih penting dibanding sebelumnya.
Konteksnya tak lepas dari tekanan yang selama beberapa tahun terakhir datang dari Washington. Pemerintahan Trump sebelumnya telah membatasi akses perusahaan China terhadap perangkat lunak desain semikonduktor canggih serta peralatan manufaktur chip kelas atas. Di tengah pembatasan semacam itu, memperkuat perlindungan hukum atas karya desain buatan sendiri menjadi salah satu cara mendorong perusahaan-perusahaan domestiknya untuk terus berinovasi, alih-alih bergantung pada teknologi asing yang aksesnya kian dibatasi.
Selain revisi aturan yang sudah resmi ini, Financial Times melaporkan bulan lalu bahwa para pembuat kebijakan China tengah mempertimbangkan langkah-langkah yang lebih luas untuk mencegah teknologi domestik yang dianggap strategis berpindah ke luar negeri atau diakuisisi perusahaan asing. Salah satu usulan yang disebutkan adalah kemungkinan pembatasan produksi chip canggih berbasis desain buatan China, kalau produksi itu dilakukan di luar negeri. Perlu dicatat, ini masih berupa wacana yang dilaporkan media, bukan kebijakan resmi yang sudah ditetapkan pemerintah.
Direktur Pelaksana Ankura China Advisors yang berbasis di Beijing, Alfredo Montufar-Helu, menilai revisi aturan ini punya fungsi menyaring kualitas klaim kekayaan intelektual di industri chip. Menurutnya, dengan meningkatkan standar orisinalitas, memperketat persyaratan pendaftaran, dan memberikan sanksi pada permohonan beritikad buruk, Beijing berupaya menyaring klaim berkualitas rendah serta membedakan perusahaan dengan kemampuan teknologi yang sesungguhnya.
Analisis ini masuk akal jika dilihat dari pola yang lebih besar: semakin ketatnya standar pendaftaran biasanya juga berfungsi menyingkirkan pendaftaran desain yang asal-asalan atau meniru karya orang lain, sehingga hanya perusahaan dengan kapabilitas rekayasa yang benar-benar mumpuni yang bisa mengklaim perlindungan hukum atas karyanya.
Bagi pembaca awam, urusan regulasi desain chip mungkin terdengar sangat teknis dan jauh dari keseharian. Tapi perkembangan ini sebenarnya bagian dari gambaran besar persaingan teknologi antara AS dan China yang terus berlanjut, mulai dari pembatasan ekspor chip AI, perang tarif, hingga kini soal siapa yang punya hak hukum atas desain-desain chip yang menjadi fondasi industri elektronik dan AI global. Semakin kuat perlindungan hukum yang diberikan terhadap karya desain chip domestik, semakin besar pula insentif bagi perusahaan teknologi untuk terus berinvestasi mengembangkan kemampuan rekayasa chip sendiri, sesuatu yang sejalan dengan ambisi kemandirian teknologi yang selama ini didorong Beijing, terutama di tengah pembatasan akses ke teknologi buatan AS. Dampak jangka panjangnya terhadap peta persaingan industri semikonduktor global masih perlu diamati lebih lanjut, mengingat aturan ini baru akan efektif berlaku pada Oktober mendatang.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Dukungan Penuh untuk Bos Raksasa Chip di Tengah Laporan Plot Spionase

Batas Gaji Baru dan Jadwal Cair Bantuan Upah Pekerja

Duel HONOR WIN 2 vs WIN Pad: Smartphone atau Tablet, Mana Jagoan Gaming?

Celah Kritis PHP Ditemukan Lewat Kecerdasan Buatan, Sejumlah Negara Tutup Situs Pemerintah

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

Di Balik Tembok Penjara Paling Ketat: 40.000 Narapidana, Tanpa Kunjungan
Berita Terkini
Lihat Semua
Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

Pengurus Ungkap Detik-detik Penggeledahan Dini Hari yang Bikin Santriwati Ketakutan

