Tune Up Ringan Sendiri di Rumah: 10 Langkah Mudah Tanpa Harus ke Bengkel
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
INTARTA.com - Mobil sejuta umat dikenal populasinya besar dan perawatannya relatif mudah. Daripada selalu ke bengkel, tune up ringan sebenarnya bisa dikerjakan sendiri di rumah dengan alat yang sederhana. Berikut panduan lengkapnya langkah demi langkah.
Filter Udara dan Busi
Pertama, bersihkan filter udara. Buka klem rumah filter udara, angkat filternya, dan bersihkan. Singkirkan dulu filternya untuk sementara.
Kedua, periksa, bersihkan, dan setel busi. Lepas tutup dan rumah filter udara menggunakan kunci sok 10, ada empat baut. Setelah terangkat, akan terlihat empat koil. Lepas soketnya, lalu lepas koilnya dengan kunci sok 10. Selanjutnya lepas keempat busi menggunakan kunci busi ukuran 16. Kondisinya biasanya sangat kotor.
Rendam busi dalam cairan carbon cleaner agar keraknya lenyap. Cairan ini juga bisa dipakai untuk gurah mesin, berbahan dasar air sehingga aman untuk karet-karet dan tidak mudah terbakar. Awalnya transparan, cairannya akan berubah menjadi hitam pekat pertanda kotoran terangkat. Setelah direndam, bilas busi dengan air, lalu setel celah busi sekitar 0,8 mm menggunakan feeler: kalau renggang dirapatkan, kalau sempit direnggangkan. Pasang kembali businya, lalu pasang soket koil dan pastikan terdengar bunyi klik.
Baca Juga:Gaji Pas-pasan, Mimpi Rumah Sendiri: Masih Mungkinkah Dikejar?Radiator, Tutup Radiator, dan Fan Belt
Ketiga, cek sistem radiator. Buka tutup radiator saat mesin sudah dingin, jangan saat panas karena bisa menyembur. Periksa kebocoran menggunakan radiator tester: pasang adaptor, pompa sampai batas normal, dan amati apakah ada kebocoran. Kalau ada, segera perbaiki ke tukang radiator, jangan dibiarkan. Jika tidak ada kebocoran, berarti sistem cukup aman.
Keempat, cek tutup radiator. Periksa secara visual: karet yang getas, berkarat, atau sangat kotor adalah tanda tutup sudah jelek dan perlu diganti. Untuk pengecekan tekanannya bisa menggunakan radiator cap tester.
Kelima, cek fan belt. Periksa permukaan belt: apakah retak-retak atau sudah aus. Untuk kekencangannya, tekan belt, rentang defleksinya sekitar 10 mm.
Aki dan Cairan Lain
Keenam, cek aki. Periksa terminal aki: kalau kotor dibersihkan, kalau berkerak bisa disiram air panas. Cek jumlah air aki, ada batas lower dan upper level, isi di antaranya dan jangan sampai melebihi. Periksa juga bodi aki: kalau menggembung, itu tanda aki sudah lemah.
Ketujuh, cek cairan-cairan lain. Cek minyak rem, ada batasnya, tambahkan sampai max; kalau minyaknya sudah jelek lebih baik diganti. Cek minyak power steering, kalau sudah kotor sebaiknya diganti. Terakhir, cek air wiper dan tambahkan kalau kurang.
Throttle Body, Filter Udara, dan Scan Elektronik
Kedelapan, bersihkan throttle body. Hidupkan mesin, lalu semprotkan carburetor cleaner ke lubang throttle body. Kotoran karbon dan sisa-sisa pembakaran akan luntur.
Kesembilan, pasang kembali filter udara. Matikan mesin, pasang filter udara, dan pastikan seal-nya rapat, jangan sampai terlipat atau terbuka karena debu bisa masuk ke ruang mesin. Pasang covernya dan kencangkan keempat klemnya.
Kesepuluh, scan sistem elektronik. Hubungkan scanner ke soket OBD, pilih tipe dan jenis kendaraan, lalu cek trouble code, apakah ada masalah pada sensor maupun aktuator. Jika tidak ada, berarti sistem elektronik beres.
Langkah terakhir: cairan aditif tune up mesin. Sebagai sentuhan akhir, tuangkan cairan aditif tune up ke tangki bensin, lalu isi bensin sampai penuh. Cairan ini membuat mesin terasa lebih enteng, lebih bertenaga, dan suaranya lebih halus, sekaligus membuat bahan bakar lebih irit. Idealnya digunakan setiap 5.000 km atau setiap servis dan ganti oli.
Itulah sepuluh langkah tune up yang bisa dikerjakan sendiri tanpa harus selalu ke bengkel. Dengan alat sederhana dan sedikit ketelitian, mobil kesayangan tetap prima sekaligus menghemat pengeluaran.
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Dendam karena Ejekan Berujung Siraman Air Keras ke Rekan Kerja

Gaji Pas-pasan, Mimpi Rumah Sendiri: Masih Mungkinkah Dikejar?

Mendagri Tito Pastikan Regulasi Dipermudah demi Wujudkan 3 Juta Rumah untuk Rakyat Kecil

Gaji Pas-pasan Tetap Bisa Menabung dengan Lima Langkah Ini

Bukan Dompetnya yang Bermasalah, Ini 5 Pola Pikir yang Membuat Keuangan Sulit Berubah

Gaji Selalu Habis Sebelum Akhir Bulan? Ini 6 Penyebab yang Jarang Disadari
Berita Terkini
Lihat Semua
Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

Pengurus Ungkap Detik-detik Penggeledahan Dini Hari yang Bikin Santriwati Ketakutan

