Beras Fortifikasi Diduga Tak Sesuai Label, Belasan Ton Disita
Oleh

Reading Comfort
adjust the font size
DELI SERDANG - INTARTA.com - Bareskrim Polri bersama Polda Sumatera Utara dan Badan Pangan Nasional mengungkap dugaan pelanggaran dalam produksi dan perdagangan beras fortifikasi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil penyelidikan menemukan empat merek beras yang mutu dan kandungan gizinya diduga tidak sesuai dengan label kemasan.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, petugas menyita 15,1 ton beras beserta sejumlah mesin produksi dan fortifikasi. Penyitaan ini dilakukan untuk menghentikan peredaran produk yang diduga bermasalah tersebut.
Baca Juga:Kadar Zinc Berlebihan, Bapanas Peringatkan Bahaya Beras FortifikasiMengapa Temuan Ini Penting bagi Konsumen
Beras fortifikasi dipilih konsumen karena kandungan gizinya yang tercantum pada label. Ketika mutu dan kandungan gizi diduga tidak sesuai label, konsumen tidak memperoleh manfaat yang dijanjikan dari produk tersebut, padahal mereka telah membayar sesuai harga yang tertera.
Bagi masyarakat, temuan ini menjadi pengingat untuk selalu membaca label kemasan, membeli dari penjual yang tepercaya, dan menyimpan bukti pembelian. Bila menemukan produk yang mencurigakan, masyarakat dapat melaporkannya kepada aparat atau instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti.
Baca Juga:Bareskrim Jelaskan Alasan Belum Tetapkan Tersangka Kasus Beras FortifikasiKasus ini juga menunjukkan pentingnya pengawasan terhadap pangan yang beredar. Pengawasan yang ketat melindungi konsumen sekaligus menjaga pelaku usaha yang sudah bekerja sesuai aturan agar tidak dirugikan oleh produk yang tidak memenuhi standar.
Sumber: Antara
Tambahkan Intarta Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Topik
intarta
Berita & Media
Diskusi
Memuat…
Memuat komentar…
Berita Terkait

Kadar Zinc Berlebihan, Bapanas Peringatkan Bahaya Beras Fortifikasi

Bareskrim Jelaskan Alasan Belum Tetapkan Tersangka Kasus Beras Fortifikasi

Beras Fortifikasi Medium Diklaim Premium, Bapanas Hitung Kerugian Konsumen Rp 89 Triliun

Subsidi yang Tak Sampai ke Tangan Rakyat: Kerugian Miliaran dari Beras Oplosan

Penggerebekan Sarang Narkoba Berujung Perlawanan, Empat Orang Diamankan

Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin di Laut Sumut, 8 Awak Kapal Ditangkap
Berita Terkini
Lihat Semua

Kalah di Pasar Ponsel, Raksasa Lama Ini Justru Menang di Balik Layar Penyelamatan

Tujuh Kendaraan Terbang Paling Menarik, dari Mobil Sport Sampai Taksi Udara

Dibuka Sampai Sekrup Terakhir, Ponsel Flagship Ini Ternyata Punya Kejutan Besar

